part-1-berburu-harapan-di-jepang-omikuji
Jepang

Kamu percaya sama ramalan gak sih ?

Kalau saya sih tergantung. Jika ramalannya baik ya senyum-senyum, kalau ramalannya jelek ya disenyumin aja. Sambil berkata dalam hati,“yah namanya juga ramalan.”

Jika kamu berkunjung di kuil besar yang ada di negara Jepang, pasti akan bertemu dengan fortune teller atau tukang ramal. Dalam beberapa kepercayaan, masih dipercayai tentang ramalan yang akan menentukan masa depan. Baik ramalan baik dan buruk harus diantisipasi. Sebagai peringatan untuk menjaga perilaku kita nantinya. Katanya sih.

Omikuji
Omikuji yang tersimpan rapi di laci kuil. Sumber

O-mikuji (おみくじ) adalah kertas yang menceritakan ramalan kita di masa yang akan datang, ramalan ini biasanya berupa keberuntungan, karir di masa yang akan datang, keluarga, kesehatan, waktu yang tepat untuk bepergian, dan sebagainya.

Omikuji biasanya tersimpan dalam laci berbentuk kotak yang ada di kuil. Bisa diambil secara random dengan membayar kontribusi sebelumnya sebesar 200 Yen. Baru silahkan dibaca deh, bagaimana peruntungan kalian di masa depan.

Tapi bukan Jepang namanya kalo tidak ada yang unik ataupun nyeleneh. Seiring dengan perkembangan teknologi yang membantu menyederhanakan pekerjaan manusia. Sampai-sampai untuk urusan ramalan pun mereka bikin simpel. Ini buktinya…

Omikuji Vending Machine
Karena terlalu kreatif, sampai-sampai ramalan saja dibuatkan mesin. Nice try.

Ini yang saya temukan sewaktu di Kinkakuji Temple. Fortune Teller yang dikemas dalam format vending machine. Entah sejak kapan mesin ini diciptakan, cuman sebagai orang awam, saya merasakan ada distorsi antara dua hal yang… ah entahlah. Intinya ini mereka ciptakan untuk menarik turis atau orang asing yang berkunjung ke kuil wisata. Dan ternyata berhasil, 100 Yen keluar dari kantong dan masuk ke dalam mesin berwarna oranye itu. Sambil senyam senyum heran, keluarlah kertas Omikuji di bagian bawah mesin.

Selain membuat penasaran, mesin tersebut juga impulsif. Setelah pergi meninggalkan mesin itu, saya melihat rombongan orang lain (dari luar Jepang) ikut-ikutan mencoba. Sungguh usaha yang bagus, ide yang cemerlang. Sederhana tapi efektif. Ya itulah…

Klasifikasi level keberuntungan Omikuji pada umumnya terbagi menjadi,

大吉     – Daikichi – Excellent luck (langsung pergi judi)

        – Kichi – Good luck

中吉     – Cyukichi – Fair luck

小吉     – Syokichi – A little luck

半吉     – Hankichi – Semi-good luck

末吉     – Suekichi – Uncertain luck

末小吉 – Suekokichi – Uncertain but a little luck

        – Kyou – Bad luck (Misfortune)

小凶     – Syokyou – A little misfortune

半凶     – Hankyou – Semi-misfortunate

末凶     – Suekyou – Uncertain misfortune

大凶     – Daikyou – Certain disaster (langsung beli asuransi)

Disamping itu, ada tingkatan keberuntungan yang lebih spesifik sesuai aspek kehidupan. Seperti bisnis, jodoh, kesehatan, dan lain sebagainya.

Intinya, kalo dapat ramalan yang bagus, pasti suruh dibawa pulang. Disimpan baik-baik agar keberuntungan selalu menyertai. Tapi bagaimana jika sebaliknya, Eskaper mendapat ramalan yang kurang bagus (banget). Tenang, tidak perlu khawatir. Apalagi sampai cemberut, jauh-jauh ke Jepang bukan untuk cemberut kan.

Jika mendapat ramalan yang kurang bagus, Omikuji tersebut dapat diikat pada pohon-pohon atau batang bambu yang sudah disediakan di dekat pilar kuil. Pada awal tahun nanti, tugas pendeta kuil yang akan melenyapkan nasib buruk kalian hingga menjadi abu hingga tak tersisa.

Tempat Pengikat Omikuji
Tempat berkumpulnya para Omikuji yang ‘kurang beruntung’

Lalu bagaimana dengan nasib yang baru saya beli seharga 100Yen tadi ?

Karena sebenarnya saya tidak memercayai banget soal ramalan, Omikuji hanya tersimpan rapi sebagai kenangan di dompet. Sampai akhirnya tertarik menulis tentang Omikuji, dan terkuaklah nasib saya di masa mendatang (versi mesin vending Omikuji ya).

Omikuji
Untungnya isi Omikuji yang saya beli seharga 100 Yen tadi cukup bisa buat senyum-senyum.

Alangkah bahagianya ketika sang naga naik ke langit setelah menyembunyikan dirinya di kedalaman untuk waktu yang lama. Segala sesuatu akan begitu menjanjikan, apabila kamu memiliki kemauan yang kuat.

Pemilihan kosakata dan rangkaian kata yang sangat menghibur, untuk kertas seharga 100 Yen. Terlepas dari kalimat retorika yang ditulis memenuhi kertas. Ini adalah contoh yang bagus, untuk mengkreatifkan hal yang bahkan sangat sederhana.

Selain Omikuji, ada beberapa metode lain untuk Berburu Harapan di Jepang : Cupid of Japan. So, sekarang apalagi yang kamu harapkan?



0 Comments
Share
Tags: , ,

Arief Hermanto

Visual Story Teller | Mencoba bercerita tentang kisah perjalanannya. Punya banyak rencana yang masih cuma menjadi rencana. Pelan-pelan sambil dijalanin aja. Karena hidup itu cuma mampir bercanda, ya kan?

Bagi Pendapatmu

%d bloggers like this: