part-2-berburu-harapan-di-jepang-cupid-of-japan
Jepang

(Part 2) Berburu Harapan di Jepang : Cupid of Japan

Tujuan pertama saya ketika di singgah di Kyoto adalah Kuil Kiyomizu-dera. Bukan tanpa sebab, jarak kuil dari penginapan hanya terpaut sekitar 2 kilometer, atau sekitar 15 menit jalan santai. Bisalah buat pemanasan otot kaki di pagi hari.

Akses menuju kuil melewati jalan kecil di dalam gang, dan selanjutnya menanjak di kemiringan yang masih wajar. Memang kuil ini terletak di atas dataran tinggi. Ketika sampai atas, kita bisa melihat pemandangan kota Kyoto lengkap dengan Tower di tengahya dan perbukitan sebagai latar belakang.

Kyoto Tower high ground
Pemandangan Kota Kyoto lengkap dengan tower di tengahnya dari Kuil Kiyomizu-dera.

Kiyomizu-dera adalah spot yang sangat popular di Kyoto. Terletak di distrik Higashiyama, kuil ini menampilkan paduan antara arsitektur yang klasik dan panorama indah dari ketinggian. Selain itu, dapat ditemukan juga toko cindera mata lokal, air suci dan kemungkinan untuk menemukan cinta sejati. Ayo yang jomblo langsung merapat.

Dibalik megahnya bangunan utama Kiyomizu-dera, terdapat bangunan kuil yang lebih kecil bernama Jishu Shrine. Ternyata saya baru paham, bahwa Jishu Shrine sejatinya adalah tempat populer para pasangan untuk ehem-ehem. Maksudnya ehem-ehem untuk memastikan kesejatian cinta mereka berdua. Dengan cara berdoa dan saling mendoakan tentunya.

Jishu Shrine
Gerbang depan Jishu Shrine

Jishu Shrine sendiri adalah kuil yang dipersembahkan untuk dewa cinta dan kasih sayang yang abadi. Okuninushi no Mokoto. Disini ada berbagai cara untuk menemukan cinta sejatimu, penasaran?

Love Stone

Love Stone Jishu Shrine
Batu bertuah yang dijuluki Love Stone

Didepan Jishu Shrine bisa ditemukan 2 batu cinta yang tergeletak di atas tanah. Cara mainnya adalah, kamu harus bisa berjalan dan menyentuh antara satu batu dengan yang lain dengan mata tertutup. Jika berhasil (tanpa curang), selamat deh. Berarti gebetan yang sedang kamu damba-damba itu kelak akan menjadi jodoh kamu. Tapi jika tidak berhasil, nah ini. Bisa jadi cinta kamu kepada pacar atau gebetan malah tidak jadi kesampaian. Hayo… serem mana jika dibanding nonton film horor?

Jika tantangan ini terlalu berat, tapi tetap ingin mencoba. Tenang, jangan putus asa. Kamu bisa minta tolong orang baik yang dikenal atau tidak, untuk membantumu. Kan tadi syaratnya tutup mata, telinga masih boleh dibuka kan berarti?

Lucky Charm

Lucky Charm
Dipercaya sebagai sarana mengabulkan permintaan sesuai dengan doa yang dipanjatkan.

Jika cara pertama dirasa cukup berat, ada alternatif lain yang lebih relistis dan menjanjikan. Tapi ada harga yang harus dibayar, gak bisa gratisan.

Kita bisa membeli Lucky Charm yang dijual di toko tradisional sekitar kuil. Bukan cuma untuk urusan cinta melulu, tersedia juga untuk urusan akademis, bisnis, sampai panjang umur.

Pada saat berjalan keluar, terlihat papan yang berisikan nama-nama siapa saja yang berhasil dalam urusan cinta setelah berdoa di Jishu Shrine. Sebagai ucapan terimakasih atas permohonan yang terkabul.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi kuil ini adalah ketika musim semi dan gugur. Dimana warna-warna daun momiji yang indah mengelilingi kuil tersebut sebagai hiasan.

Jadi bagaimana? Siapkah untuk menemukan cinta sejatimu?




2 Comments
Share
Tags: , ,

Arief Hermanto

Visual Story Teller | Mencoba bercerita tentang kisah perjalanannya. Punya banyak rencana yang masih cuma menjadi rencana. Pelan-pelan sambil dijalanin aja. Karena hidup itu cuma mampir bercanda, ya kan?

2 Comments

  1. Arief Hermanto
    February 15, 2018 at 11:59 am

    hampir mirip kek yang diparis ya mas yang pakai gembok,tapi yang ini metodenya lain

    • Arief Hermanto
      February 15, 2018 at 5:17 pm

      Yoi mas, tradisi di tiap daerah berbeda-beda. Ada juga yang nyeleneh pakai sandal jepit di Bengkulu.

Bagi Pendapatmu

%d bloggers like this: